UNIBA BANYUWANGI
UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI
_
WA, HP/Telp, dsb. (klik ini)    
Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 5Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 9Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 3Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 4Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 8Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 2Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 6Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 10Perkuliahannonreguler UNIBA Banyuwangi Nomor 1
Tampilkan juga :
Tampilkan juga :   Program Kuliah Sore/Malam
Daftar Isi
1. ProspektusS1 Bimbingan Konseling
2. ProspektusS1 Pendidikan Sejarah
3. ProspektusS1 PPKN
4. ProspektusS1 PJKR
5. ProspektusS1 Biologi
6. ProspektusS1 Kimia
7. ProspektusS1 Pendidikan Matematika
8. ProspektusS1 Pendidikan Bahasa Inggris
9. ProspektusS1 Teknik Mesin
10. ProspektusS1 Teknik Elektro
11. ProspektusS1 Teknologi Hasil Pertanian
12. ProspektusS1 Perikanan

1. Prospektus S1 Bimbingan dan Konseling
Kompetensi Lulusan S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Lulusan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Setelah menyelesaikan studi di jurusan Bimbingan dan Konseling Islam ini, para lulusan di kedua konsentrasi, baik untuk Konselor Masyarakat dan Konselor Pendidikan (Sekolah) secara teoritis diharapkan dapat memahami dan menguasai berbagai konsep dan pendekatan Bimbingan dan Konseling Islam, serta memiliki kapasitas intelektual untuk memahami masalah-masalah psikologis individu, kelompok (komunitas) dan masyarakat luas.Pada level praktis, kompetensi untuk konsentrasi Konselor Masyarakat di jurusan BKI diharapkan mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah psikologi dalam keluarga dan masyarakat, melalui penyelenggaraan bimbingan dan konseling islam, pemberian motivasi dan pelatihan, serta tindakan mediasi dan advokasi.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Bimbingan dan Konseling Islam adalah Adapun untuk konsentrasi Konselor Pendidikan (Sekolah), pada ranah praktis, lulusannya juga diharapkan dapat mengidentifikasi & menyelesaikan masalah-masalah psikologis peserta didik, mampu merencanakan dan melaksanakan dan memberikan layanan bimbingan dan konseling islam sekaligus mengevaluasinya dalam bidang pribadi, sosial, belajar, karir, dan agama. Sehingga dapat menunjukkan kinerja akademik dan atau profesional dalam bidang bimbingan dan konseling islam di sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat luas.

Kompetensi Utama:
  • Menguasai dimensi normatif dan teoritis dakwah (lan­dasan filosofis, keilmuan, dan metodologi dakwah).
  • Menguasai dimensi teknis-praktis dakwah (manajemen dakwah).
  • Menguasai psikologi.
  • Menguasai bimbingan konseling dan psikoterapi Islam.

Kompetensi Pendukung:
  • Menguasai Ilmu Komunikasi dan Public Speaking.
  • Menguasai pengetahuan di bidang Entrepreunership.
  • Memiliki pengetahuan ten­tang tema-tema dakwah kontemporer.
  • Menguasai teknologi komu­nikasi dan informasi.
  • Memahami budaya lokal.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Bimbingan dan Konseling
Sarjana Bimbingan dan Konseling Islam, Keahlian berpikir kritis dan analitis serta kemampuan kreatif dan inovatif yang dikembangkan Jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah terbukti mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian dan profesionalisme dalam bidang Bimbingan dan Konseling Islam. Oleh sebab itu, sebagai lulusan, anda akan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier di berbagai sektor publik baik swasta maupun pemerintah, bahkan anda dapat menjadi entrepreneur sebagai Trainer dan Motivator, serta Konsultan. Adapun bidang-bidang kerja yang dapat anda masuki, antara lain:

1. Bagi konsentrasi Konselor Masyarakat, peluang profesi sangat luas, mulai dari jadi penyuluh agama, pembmbing/pendamping (advokasi), terapis islam, Dosen dan Peneliti, sampai konsultan, motivator dan lain sebagainya. Adapun lembaga atau instasi yang dapat dimasuki, antara lain: BP4, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Dinas Sosial (Panti-Panti), lembaga-lembaga kesehatan mental seperti LAPAS, Rumah Sakit, Pusat-pusat Rehabilitasi.

2. Bagi Konsentrasi Konselor Pendidikan (Sekolah), yang lazim disebut guru BK, sejak tahun 2010 Kemenag telah menerima lulusan BKI untuk mengisi formasi guru BK di level Madrashah Ibtidaiya, Tsanawiyah, dan Aliyah). Tetapi tidak sedikit yang juga menjadi guru BK di sekolah-sekolah di umum di bawah Kemendikbud.


2. Prospektus S1 Pendidikan Sejarah
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Sejarah

A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Sejarah dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Sejarah
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan Sejarah sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan Sejarah
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran Sejarah dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Sejarah
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Sejarah.
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru Sejarah atau peneliti Sejarah.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan Sejarah
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan Sejarah.

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan Sejarah secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengaplikasikan Sejarah dalam berbagai bidang ilmu lain serta dalam bidang ilmu terapan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Sejarah adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan Sejarah dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan Sejarah; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan Sejarah, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan Sejarah, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Sejarah
Sarjana Pendidikan Sejarah dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Sejarah, Peneliti Pendidikan Sejarah, Pemimpin/Manajer Pendidikan Sejarah, Konsultan Pendidikan Sejarah, dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Sejarah.


3. Prospektus S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn)
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn).
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru pancasila dan kewarganegaraan (PKn) atau peneliti pancasila dan kewarganegaraan (PKn).
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn)
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn).

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengaplikasikan pancasila dan kewarganegaraan (PKn) dalam berbagai bidang ilmu lain.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PKn); dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PKn), mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PKn), melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Sarjana Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Peneliti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pemimpin/Manajer Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Konsultan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).


4. Prospektus S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani,
Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)

A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR) sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR)
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR).
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru orjaskes dan rekreasi (OPJKR) atau peneliti olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR).
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR)
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR).

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengsinergikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) dalam berbagai bidang ilmu lain.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR); dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR), mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR), melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
Sarjana Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Peneliti Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Pemimpin/Manajer Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Konsultan Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR), dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR).


5. Prospektus S1 Biologi
Kompetensi Lulusan S1 Biologi

A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Biologi dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Biologi
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang biologi sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang biologi
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran biologi dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Biologi
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku keberkenaan dengan kehidupan dan kegiatan keberlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang biologi.
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru biologi atau peneliti biologi.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang biologi
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang biologi.

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang biologi secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengaplikasikan biologi dalam berbagai bidang ilmu lain serta dalam bidang ilmu terapan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Biologi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang biologi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang biologi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang biologi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Biologi
Sarjana Biologi dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Biologi, Peneliti Biologi, Pemimpin/Manajer Biologi, Konsultan Biologi, dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang seperti Lembaga (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Biologi.


6. Prospektus S1 Kimia
Kompetensi Lulusan S1 S1 Kimia
Secara umum, lulusan program studi S1 Kimia memiliki kemampuan profesional di bidang S1 Kimia dalam kehidupan bermasyarakat, mengikuti dan menguasai perkembangan konsep ilmu dan teknologi baru dalam bidang S1 Kimia, serta mampu menerapkan keilmuannya yang bermanfaat bagi kebutuhan industri bersifat lokal maupun global; memiliki kemampuan mengatur, merancang dan mengambil keputusan secara prinsipil dalam menerapkan ilmunya sehingga mencapai hasil kompetitif dan optimal, berfikir analitis dan kritis dalam mengambil keputusan persoalan S1 Kimia; memiliki kemampuan menerapkan ilmu dan prinsip rekayasa S1 Kimia dan memiliki integritas pribadi yang tangguh, kreatif, dan cakap; memiliki kemampuan memformulasikan dan menganalisis permasalahan S1 Kimia sekaligus mengembangkan sistem penyelesaiannya; memiliki kemampuan mendesain sistem di bidang S1 Kimia; mampu berkomunikasi dengan efektif; memiliki kemampuan menerapkan secara sistematis, tahapan-tahapan, metode-metode dan konsep-konsep yang diperlukan dalam bidang S1 Kimia.

Kompetensi dasar Sarjana S1 Kimia adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang S1 Kimia; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang S1 Kimia, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang S1 Kimia, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Secara khusus, Lulusan S1 Kimia dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengaplikasikan teori-teori S1 Kimia yang berkembang pesat pada bidang ilmu kimia, serta kualitas dan atribut seperti berikut:

1. Pengetahuan dan pemahaman tentang :
- Sains dasar meliputi matematika, fisika, kimia, dan biologi
- Aspek umum dari istilah kimia : tatanama, konversi dan satuan-satuan dalam ilmu kimia
- Tipe-tipe umum reaksi kimia dan sifat-sifat yang menyertainya
- A4 Prinsip dan prosedur yang digunakan dalam analisis kimia serta karakterisasi senyawa-senyawa kimia, termasuk spektroskopi
- Sifat perbedaan keadaan materi dan teori-teori yang mendasari
- Prinsip termodinamika dan penggunaannya dalam ilmu kimia
- Kinetika perubahan kimia termasuk di dalamnya interpretasi mekanisme reaksi kimia dan katalisis
- Teknik separasi dan isolasi senyawa kimia
- Strategi sintesis senyawa kimia
- Hubungan antar individu atom, molekul dan makromolekul terhadap sifatnya
- Isu-isu terbaru dalam kemajuan dan penelitian bidang kimia

2. Ketrampilan berpikir intelektual tentang :
- B1 Merencanakan dan melaksanakan pekerjaan laboratorium dalam bidang sains dasar meliputi matematika, fisika, kimia, dan biologi
- B2 Menggunakan ilmu kimia untuk penyelesaian masalah di alam baik kualitatif maupun kuantitatif
- B3 Menganalisis masalah serta merencanakan strategi untuk memecahkan masalah
- B4 Menganalisis, interpretasi dan sintesis dari data dan informasi kimia
- B5 Menjalankan sistem jaminan kualitas dalam ilmu kimia
- B6 Mempresentasikan dan memberikan argumentasi secara jelas dan benar dalam bidang kimia

3. Ketrampilan praktek tentang :
- C1 Menyiapkan, memperlakukan dan mengelola bahan kimia dengan benar dan aman
- C2 Melakukan kegiatan dalam bidang kimia : sintesis, analisis sistem anorganik dan organik
- C3 Melakukan pengamatan dan pengukuran sifat-sifat kimia
- C4 Melakukan interpretasi data hasil pengamatan laboratorium
- C5 Mengoperasikan peralatan standar kimia: distilasi, ekstraksi, spektrometri, elektroanalis, dll
- C6 Melakukan penelusuran informasi kimia dengan cepat, akurat dan terkini
- C7 Memanfaatkan mesin pengolah data dan teknologi informasi dalam bidang kimia
- C8 Menggunakan bahasa lisan dan tertulis baik untuk Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris
- C9 Menyajikan laporan dan karya ilmiah secara lisan dan tertulis

4. Kemampuan manajerial tentang :
- D1 Berkomunikasi dengan baik secara tertulis dan lisan dalam berbagai forum ilmiah
- D2 Disiplin dan mampu bekerjasama dengan tim
- D3 Berinteraksi dengan orang lain
- D4 Merencanakan dan melaksanakan penelitian
- D5 Berorganisasi dengan baik
- D6 Kemampuan untuk bersaing secara nasional dan internasional

5. Sikap :
- E1 Peka atas perubahan dan masalah alamiah global/regional/lokal serta berusaha untuk menyelesaikan baik secara individual maupun kelompok
- E2 Menghargai keorisinalan ide, konsep dan penemuan lainnya (etika umum dan etika profesi)
- E3 Menghargai upaya interdisiplin dalam mengeksplorasi, memanfaatkan, dan melestarikan sumber daya alam
- E4 Percaya diri atas kemampuan pribadi
Profesi dan Karir Lulusan S1 S1 Kimia
Lulusan Program Studi S1 Kimia memiliki banyak kesempatan di lapangan kerja. Antara lain : 1. Industri Kimia
2. Industri Makanan Minuman
3. Industri Obat
4. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan
5. Balai Besar Labolatorium Kesehatan
6. Dinas kesehatan
7. Lembaga Pendidikan
8. Pertamina, Industri Petrokimia
9. LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
10. BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi)
11. PNS 12. Dsb.


7. Prospektus S1 Matematika
Departemen Matematika memiliki visi untuk menjadikan matematika sebagai perangkat penting yang mendukung disiplin ilmu lainnya dalam perkembangan teknologi. Program sarjana Departemen Matematika membekali mahasiswanya dengan mata kuliah yang mencakup bidang Matematika Murni, Statistika, Komputasi, Riset Operasional dan Aktuaria. Sebagian besar alumni Departemen Matematika bekerja di bidang asuransi dan teknologi informasi. Bidang lain yang menampung lulusan departemen Matematika adalah bidang industri manufaktur, pendidikan, penelitian, perbankan, periklanan, penerbitan, dan lainnya.

Tujuan : Menghasilkan Sarjana S1 Matematika yang unggul di pasar kerja nasional maupun internasional, mengikuti perkembangan IPTEK, adaptif, mampu melanjutkan studi pada bidang matematika maupun bidang lain yang terkait, literate dalam TI, kompeten di bidang matematika mempunyai komitmen, kepercayaan diri, kematangan emosi dan etos kerja tinggi.

Kompetensi Lulusan
  • Berfikir deduktif, logis, analitis dan terstruktur dalam menyelesaikan masalah (problem solving)
  • Bekerja pada bidang penelitian/pengembangan, pendidikan, dan bidang-bidang lain yang memerlukan matematika
  • Bekerja mandiri
  • Melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi
  • Bekerjasama dengan ahli bidang lain
  • Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berjiwa Pancasila, dan sadar atas kepentingan bangsa dan negara
  • Berpandangan luas, bersikap terbuka terhadap perubahan dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja
  • Mempunyai etos kerja (tekun, cermat, ulet dan kreatif), dedikasi dan komitmen tinggi, kepercayaan diri, kematangan emosi, jujur serta sadar pentingnya belajar sepanjang hayat
  • Taat pada norma-norma dan etika yang berlaku


Untuk memenuhi kompetensi lulusan hasil didik tersebut, maka minimal lulusan S1 Program Studi Matematika pada Jurusan Matematika FMIPA mempunyai :
  • kemampuan dasar analisis, aljabar, statistika matematika dan matematika terapan dengan standar internasional (misalnya diukur dengan buku teks dan silabus yang digunakan)
  • ketrampilan (skill) dalam perhitungan matematika yang baik, secara manual maupun dengan alat bantu komputer
  • kemampuan dalam menerapkan kemampuan dasar dan skill untuk menyelesaikan masalah bidang matematika maupun bidang lain yang berkaitan dengan matematika
  • Kemampuan melaksanakan tugas, baik secara mandiri maupun kelompok, serta membuat dan menyajikan laporannya secara lisan maupun tulisan


Profil LulusanLulusan Program Studi Matematika mempunyai kualifikasi sarjana Sains, diharapkan dapat bekerja sebagai:
  • Akademisi
  • Peneliti
  • Konsultan (Data Analisis)
  • Praktisi (Industri, Jasa, Pemerintahan)



8. Prospektus S1 Pendidikan Bahasa Inggris
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris

A. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Bahasa Inggris
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran Bahasa Inggris dengan penguasaan yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Bahasa Inggris
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Bahasa Inggris.
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru Bahasa Inggris atau peneliti Bahasa Inggris.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan Bahasa Inggris.

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan Bahasa Inggris secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan mengaplikasikan Bahasa Inggris dalam berbagai bidang ilmu lain.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


B. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan Bahasa Inggris, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan Bahasa Inggris, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris
Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Peneliti Pendidikan Bahasa Inggris, Pemimpin/Manajer Pendidikan Bahasa Inggris, Konsultan Pendidikan Bahasa Inggris, dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Bahasa Inggris.


9. Prospektus S1 Teknik Mesin
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Mesin
Lulusan Program Studi Teknik Mesin dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk mendesain suatu peralatan mesin, mengkonversikan energi dari sumbernya menjadi energi yang berguna, memproduksi benda ataupun bagian-bagian mesin dari segi teknik, proses maupun manajemen.

Lulusan Teknik Mesin memiliki kompetensi, ketrampilan, dan pengetahuan tentang mesin dasar, mekanika benda padat, hidraulic dan pneumatic, automotif, metalurgi, teknologi las, teknologi cor, kegagalan material, sistem pembangkit daya, mekanika dan mesin fluida, bahan bakar dan motor pembakaran dalam, perpindahan panas dan massa, teknik pendingin dan pengkondisian udara, mesin perkakas dan perautan, teknologi mekanik, metrologi industri, CNC dasar, permesinan industri, computer aided engineering, mekanika dan instrumentasi, sistem dan otomasi industri, maintenance engineering, energy conversion, energy management, dsb.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Mesin adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik mesin; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik mesin, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik mesin, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Sarjana Teknik Mesin menguasai dasar-dasar dari hakikat ilmu Teknik Permesinan secara umum maupun secara khusus; memiliki kemampuan berpikir kreatif dan kritis sehingga mampu belajar terus-menerus secara mandiri untuk selalu dapat mengikuti perkembangan bidang keahlian tersebut, sehingga memiliki daya adaptasi yang besar terhadap tuntutan lingkungannya; memiliki ilmu dan wawasan yang luas sehingga dapat berwiraswasta dan menciptakan lapangan kerja; menguasai bidang teknik mesin yang memiliki peranan penting dalam proses industrialisasi seperti alat penggerak, alat konstruksi dan mesin perkakas pabrik; juga mampu menangani penelitian, perancangan dan pengembangan bidang teknik seperti otomotif, teknologi manufaktur serta bidang konvervasi energi.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Mesin
Sarjana Teknik Mesin dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, perusahaan manufaktur, otomotif, energi, jasa konsultasi & kontraktor, pertambangan & perminyakan, lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS), dsb; sebagai pemimpin atau manajer, atau tenaga ahli maintenance engineering, konversi energi, manajemen energi, perancang dan pengembang bidang teknik seperti otomotif, teknologi manufaktur, dsb.

Menjadi technopreneur dengan mendirikan jasa konsultan dan kontraktor yang berkaitan dengan pemakaian bahan bakar, performance, dampak dan manajemen energi, analisa performance engine, training pengoperasian & maintenance, perancangan & pengendalian proses dan sistem manufaktur, pelatihan teknologi manufaktur, CAD/CAM, CNC, quality Control dan metrologi industri, dsb.


10. Prospektus S1 Teknik Elektro
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Elektro
Secara umum, lulusan program studi Teknik Elektro memiliki kemampuan profesional di bidang teknik elektro dalam kehidupan bermasyarakat, mengikuti dan menguasai perkembangan konsep ilmu dan teknologi baru dalam bidang Teknik Elektro, serta mampu menerapkan keilmuannya yang bermanfaat bagi kebutuhan industri bersifat lokal maupun global; memiliki kemampuan mengatur, merancang dan mengambil keputusan secara prinsipil dalam menerapkan ilmunya sehingga mencapai hasil kompetitif dan optimal, berfikir analitis dan kritis dalam mengambil keputusan persoalan teknik elektro; memiliki kemampuan menerapkan ilmu dan prinsip rekayasa teknik elektro dan memiliki integritas pribadi yang tangguh, kreatif, dan cakap; memiliki kemampuan memformulasikan dan menganalisis permasalahan teknik elektro sekaligus mengembangkan sistem penyelesaiannya; memiliki kemampuan mendesain sistem di bidang teknik elektro; mampu berkomunikasi dengan efektif; memiliki kemampuan menerapkan secara sistematis, tahapan-tahapan, metode-metode dan konsep-konsep yang diperlukan dalam bidang Teknik Elektro.

Kompetensi dasar Sarjana Teknik Elektro adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik elektro; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik elektro, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik elektro, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Secara khusus, Lulusan Teknik Elektro dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengaplikasikan teori-teori teknik elektro yang berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang :

Teknik Sistem Tenaga Listrik, meliputi teknik konversi energi, teknik transmisi dan distribusi tenaga listrik, sistem interkoneksi, teknik-teknik pengaturan dan pengaman, teknik tegangan tinggi, analisa sistem tenaga, sistem pengaman tenaga listrik, rancang bangun kelistrikan industri, rancang bangun dan analisis jaringan listrik, analisis kualitas tenaga, mesin listrik, transformator, elektronika daya, pengukuran listrik, pengujian dan kalibrasi perangkat listrik tegangan menengah, dsb.

Teknik Telekomunikasi dan Multimedia, meliputi sistem komunikasi, teknik pengiriman dan penerimaan sinyal informasi, transmisi dan propagasi gelombang elektromagnetik, perencanaan pemancar dan penerima, penggunaan mikroprosesor dalam pengolahan sinyal informasi serta sistem komunikasi lainnya, teknik komunikasi terapan, jaringan telekomunikasi, rekayasa rancang bangun modem paket radio traffic tipis dan rekayasa rancang bangun TV repeater, multimedia, rancang bangun teknik database, rancang bangun teknik jaringan informasi elektronika, manajemen proyek telekomunikasi, rancang bangun teknik sistem antena & penyediaan komunikasi radar, dsb.

Teknik Sistem Pengaturan/Kontrol, meliputi model matematika, dinamika sistem, komponen dan peralatan pengatur, pengaturan dengan komputer, perencanaan dan analisis model sistem, teknik pengaturan optimal, teknik pengaturan digital, teknik robot serta penerapan teknik sistem pengaturan lainnya, teknik sistem, PLC (Programmable Logic Controller), pengaturan proses industri rancang bangun instrumentasi, automatisasi industri, analisis sistem, simulasi sistem dan optimasi sistem, dsb.

Teknik Sistem Komputer, meliputi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, sistem logika, penggunaan logika dalam rancang bangun komputer, pemakaian komputer sebagai alat pemroses data serta pembuatan program dan penganalisaan hasil program, digital dan interfacing, pengolahan digital, jaringan multimedia, jaringan komputer, sistem basis data, perancangan sistem komputer, bahasa pemrograman, citra digital, teknologi (desain) rangkaian terintegrasi, dsb.

Teknik Elektronika, meliputi rangkaian dan komponen elektronika, rangkaian integrasi, perencanaan peralatan elektronika, teknik pembuatan komponen, serta penggunaan alat-alat ukur elektronik dalam industri dan biomedika, perancangan dan teknik sistem elektronika berbasis fuzzy logic, elektronika medik, instrumentasi, teknik Rangkaian Terpadu Skala Besar (VLSI), perancangan sistem elektronika analog, perancangan sistem elektronika digital, perancangan sistem elektronika terpadu, elektronika divais, teknologi (desain) rangkaian terintegrasi, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Elektro
Sarjana Teknik Elektro dapat bekerja dan berkarir di instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional), industri jasa (seperti perbankan), serta berbagai perusahaan elektronika, tenaga listrik, telekomunikasi, sistem kontrol, sistem komputer, seperti telepon, radio, televisi, instrumentasi, radar, komputer, sistem pengendalian, sistem telekomunikasi satelit, informatika, kendali otomatis, robotik, antena, wireless telekomunikasi, PLC (Programmable Logic Controller), pengolahan citra dan machine vision, pengolahan sinyal digital, renewable energi, audit energi, pembangkit tenaga listrik serta transmisi dan distribusi, digital dan interfacing, pengolahan digital, jaringan multimedia, jaringan komputer, sistem basis data, sistem komputer, rangkaian terintegrasi, komponen elektronika, peralatan elektronika, alat-alat ukur elektronik dalam industri dan biomedika, elektronika medik, sistem elektronika analog dan digital, dsb

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) dengan mendirikan jasa konsultan elektronika, konsultan tenaga listrik, konsultan telekomunikasi, konsultan sistem kontrol, konsultan sistem komputer; atau mendirikan kontraktor atau perusahaan produksi elektronika, telekomunikasi, sistem kontrol, sistem komputer, dsb.


11. Prospektus S1 Teknologi Industri Pertanian
(Agroindustri, Agroteknologi)
Kompetensi Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan mengembangan dan menerapkan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia, matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservasi tanah, memproduksi hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industri, perdagangan dan bahan konsumsi, dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam sistem produksi hayati.

Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian :
  • Memiliki kemampuan menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agroindustri.
  • Memiliki kemampuan mengelola sistem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering) penguasaan teknologi dan proses produksi.
  • Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam sistem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.
  • Memiliki kemampuan merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil pertanian)
  • Memiliki kemampuan melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode)
  • Mampu mengadakan penelitian dan pengembangan sistem agroindustri untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
  • Mampu melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
  • Mampu melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pertanian yang terjamin.
  • Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman swsuai dengan standar kualitas.
  • Mampu melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan pada agroindustri.
  • Memiliki kemampuan melakukan penanganan pasca panen hasil pertanian, mengolah hasil pertanian, melakukan sanitasi dan pengawasan, menjalankan manajemen industri pertaniann, dan mampu melaksanakan kewirausahaan.
  • Menguasai ketrampilan teknis dan manajerial tentang budidaya, seperti penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit gulma, panen dan pasca panen serta kompetensi manajerial dan kewirausahawan.
  • Memiliki pengetahuan dan apresiasi pada sistem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknologi dan keteknikan.
  • Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasinya.
  • Memiliki kemampuan merancang sistem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
  • Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai teknologi dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan teknologi industri pertanian, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
  • Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
  • Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknologi Industri Pertanian adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknologi industri pertanian; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknologi industri pertanian, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknologi industri pertanian, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
  • Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
  • Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
  • Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
  • Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
  • Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
  • Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
  • Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
  • dsb.

Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional, dsb.

Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan agroindustri, di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.


12. Prospektus S1 Perikanan
Perikanan adalah kegiatan manusia yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati perairan yang dimulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan. Sumber daya hayati perairan yang dimaksud mencakup ikan, crustacea, moluska, amfibi dan berbagai avertebrata penghuni perairan dan wilayah yang berdekatan, serta lingkungannya.

Program Studi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mempelajari berbagai ilmu yang dapat menghatarkan kepada kemampuan untuk dapat mengelola dan membudiyakan ikan mulai dari pembenihan ataupun pembesaran untuk ikan konsumsi maupun ikan hias, menformulasikan pakan, mencegah dan menanggulangi penyakit ikan, mengelola lingkungan perairan untuk kehidupan sumberdaya hayati perairan, mengelola penangkapan ikan laut, menyusun kelayakan usaha kegiatan perikanan, mengelola industri pengolahan hasil perikanan, mengelola manajemen mutu produk pengolahan hasil perikanan untuk ekspor, mengelola dan memanfaatkan limbah dari kegiatan perikanan. Berbagai kemampuan tersebut sangat diperlukan oleh pemerintah, swasta, maupun dirinya sendiri untuk menciptakan lapangan kerja.

Untuk lebih memperdalam kemampuan maka pada semester tujuh, ada lima jalur minat atau konsentrasi yang dapat dipilih yaitu :
  • Manajemen dan Teknologi Budidaya Perikanan.
  • Teknologi Industri Hasil Perikanan
  • Manajemen dan Teknologi Perikanan Tangkap
  • Mananjemen Sumberdaya dan Lingkungan Perairan
  • Manajemen Bisnis Perikanan dan Kelautan


Profesi dan Karir Lulusan S1 Perikanan
Prospek kerja setelah lulus dari Program Studi Perikanan sangat beragam, tergantung pada minat dan keahlian, diantaranya:
  • Wirausaha dalam bidang budidaya perikanan dan pengolahan hasil perikanan.
  • Konsultan dalam kegiatan perikanan mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan dan pemasaran.
  • Quality control produk olahan hasil perikanan.
  • Penyuluh perikanan.
  • Tenaga pengajar terampil yang dapat meningkatkan minat siswanya untuk kegiatan perikanan.
  • Peneliti yang menguasi konsep teoritis dan kemampuan memformulasikan penyelesaian masalah dalam bidang perikanan.
  • Lain-lain (wartawan untuk media elektronik dan cetak sebagai komentator dalam bidang perikanan dan perbankan sebagai analisis untuk perikanan atau lainnya).



Hubungi kami 17 Jam
Tlp/Fax : (021) 8762002, 8762003     WhatsApp : 0811 1990 9028, 0811 1990 9026    
HP/SMS : 0817 0816 486, 0811 1990 9028
Email :  Contact Us   klik ini
   
Kampus UNIBA : Jl. Ikan Tongkol No.01, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68416
Tags: prospek, alumnus, profesi, kompetensi, karir, lulusan, perkuliahan, non, reguler, hybrid, blended, universitas, pgri, banyuwangi, uniba, prospek alumnus, karir lulusan, perkuliahan non, pgri banyuwangi, universitas pgri, banyuwangi umum, dasar, sarjana bimbingan konseling, islam, bidang, pendidikan, pancasila kewarganegaraan pkn, bagi kebutuhan, industri, bersifat lokal global, mengetahui memanfaatkan, kegunaan, telekomunikasi satelit informatika, kendali otomatis
Daftar Online
Dapatkan Info Beasiswa
eduNitas.com
Perubahan Dimulai Dari #BeraniKuliah
Arah & Tujuan
Penerimaan Mahasiswa
Beasiswa Perkuliahan
Program Studi + Gelar
Info Lengkap
Pendaftaran Online
Apa Keistimewaannya
Biaya Pendidikan
Contact us

Prospek Karir Alumnus
Jml Kredit
Sistem Pendidikan
Dosen & Waktu Kuliah
Lokasi Kampus PTS
Angkutan ke Kampus
Aneka Foto
Daftar Penerima Beasiswa
Kurikulum (Mata Kuliah)

Jaringan / Tabel Situs
UNIBA Banyuwangi

Tabel Situs Kelas Karyawan
Tabel Situs Kuliah Sore/Malam
Tabel Situs Utama

Pemecahan Utama
Mendapat Pekerjaan Baru atau Menaikkan Karir

Pemerintah & DPR Mendukung Perkuliahan Non Reguler (Hybrid / Blended)



Perkuliahan Non Reguler (Hybrid / Blended)   ⊠   Kualitas Program Studi A+
_